Pada Hari Sabtu-Minggu (7-8 September 2019), Prodi Agroteknologi UMY melaksanakan BRIGDING Mahasiswa Baru Angkatan 2019 yang bertempat di Desa Wisata Pulesari, Wonokerto, Turi, Sleman Yogyakarta. BRIDGING kali ini Prodi Agroteknologi UMY mengangkat tema Jembatan Menuju Kesuksesan sebagaimana dituturkan oleh Innaka Ageng Rineksane, S.P., M.P., Ph.D selaku Kaprodi Agroteknologi UMY. Tema tersebut bermakna bahwa dengan diadakannya bridging (jembatan) sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, diharapkan mahasiswa dan mahasiswi baru ini memiliki gambaran atmosfer perkuliahan, adaptasi, serta strategi manajemen stress dan manajemen waktu. Kegiatan ini selaras dengan Tujuan dari Prodi Agroteknologi UMY, yaitu menghasilkan lulusan yang memiliki keilmuan dan teknologi budidaya pertanian yang berkelanjutan serta mengedepankan kearifan lokal, kompetitif di pasar kerja dan memiliki kaidah nilai-nilai Islam. Upaya menyukseskan acara bridging Prodi Agroteknologi UMY dilakukan dengan mengundang pemateri-pemateri yang berkompeten. Pemateri tersebut adalah M. Arif Rizqi, M.Psi, Psikolog. sebagai Psikolog FKIK UMY dan Endro Dwi Hatmanto, S.Pd., M.A., Ph.D. sebagai dosen Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris UMY.

M. Arif Rizki, M.Psi., Psikolog memberikan materi tentang “Transformasi Psikologis dan Manajemen Diri untuk Menjadi Mahasiswa yang Unggul dan Berkemajuan”. Dalam proses untuk menjadi Mahasiswa yang unggul dan berkemajuan kita harus bisa memanajemen diri kita terutama ketika kita menghadapi berbagai tugas, pertemanan dan sebagainya. Adapun cara untuk memanajemen diri kita adalah positive thinking, positive feeling dan positive action. Sebelum mengakhiri materinya M. Arif Rizki, M.Psi., Psikolog terbuka jika mahasiswa mengalami stress dan ingin berkonsultasi dengan cara membawa surat rekomendasi dari Prodi.

Endro Dwi Hatmanto, S.Pd., M.A., Ph.D. memberikan materi tentang “Manajemen Waktu untuk Lulus Studi Tepat Waktu 4 Tahun Berbasis Nilai-nilai Islam”. Adapun strategi untuk menyelesaikan studi 4 tahun adalah manajemen diri sendiri, manajemen stres serta relasi dan jaringan. “Sebagai contoh nyatanya adalah mahasiswa harus mengenali diri sendiri dan jangan sampai mengikuti arus pertemanan agar mahasiswa memliki jati diri, meskipun teman atau relasi itu berperan dalam proses kelulusan. Namun, mahasiswa harus mengetahui bahwa hubungan antar teman itu sebaiknya terjalin hubungan simbiosis mutualisme” tutup Endro Dwi Hatmanto, S.Pd., M.A., Ph.D.

Dina Wahyu Trisnawati, S.P., M.Agr., Ph.D. selaku Sekretaris Prodi Agroteknologi UMY menuturkan bahwa kegiatan BRIGDING mahasiswa baru menjadi program kerja wajib prodi dalam upaya untuk meningkatkan hubungan antara pihak prodi dengan mahasiswa baru. “Total ada 170 mahasiswa baru yang bergabung dengan keluarga agroteknologi pada tahun 2019, sehingga kami rasa perlu meningkatkan hubungan kekeluargaan dengan mahasiswa baru tersebut, salah satunya dengan BRIGDING ini”, ujar Sekretaris Prodi Agroteknologi UMY yang merupakan alumni dari Yamagata University, Japan.

Selamat bergabung ya teman-teman mahasiswa baru, jadilah mahasiswa baru yang bertransformasi dengan baik. Hidup Pertanian Indonesia. (Muchtar)