Program Studi Agroteknologi UMY kembali melakukan Gerakan Penanaman Pohon di Petak 84 Menggoran (29/12) dengan tagline “DAS Sehat, Sejahterkan Rakyat” bersama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Yogyakarta. Penanaman ini merupakan kali kedua Program Studi Agroteknologi UMY melakukan penamanan pohon di daerah Gunung Kidul. Penanaman ini bertujuan untuk memperbaiki Daerah Aliran Sungai Opak, yang mana salah satu sungai utama di Yogyakarta Sambung Ir. R. Sutarto, M.P., selaku kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Yogyakarta.

Pada Penanaman kali ini mahasiswa Program Studi Agroteknologi UMY mendapat jatah menanam pohon Duwet 250 pohon dan Jati sebanyak 1750 pohon. Pohon duwet dipilih karena Duwet merupakan tanaman khas dari daerah Gunung Kidul dan sudah mulai terancam punah dan perakarannya cukup kuat dalam menahan erosi air, sedangkan tanaman Jati dipilih karena Perakaran tanaman Jati mampu menahan air dan menahan agregat tanah sambung Dra. Asih Yunani, M.P., selaku Kepala BPDASHL Serayu Opak Progo.

Penanaman ini perlu dilakukan setiap tahun, sebagai evaluasi program penanaman sebelumnya kata Dr. Ihsan Nurkomar, S.P., selaku dosen Pendamping Program Studi Agroteknologi UMY. Sedangkan menurut penuturan Dr. Siti Nur Aisyah, S.P., selaku dosen Pendamping ke-2 mengungkapkan Penaman ini merupakan ide yang cukup bagus, apalagi bertujuan untuk memperbaik Daerah Aliran Sungai (DAS). Namun, perlu dilakukan evaluasi lagi terkait luasan lahan yang digunakan penanaman, karena melihat medan dan kontur tanah yang bergelombang dan ditambah rapatnya jarak tanaman tumpang sari mempersulit proses penanaman dan pertumbuhan tanaman Jati itu sendiri. Terimakasih telah melibatkan kami selaku mahasiswa dalam proses penanaman dan reboisasi ini, selain menambah wawasan bagi kami selaku mahasiswa, hal ini merupakan bukti kongkrit kami dalam upaya pelestarian tanaman hutan ujar Muhammad Amar Su’ud, mahasiswa Agroteknologi UMY yang ikut berpartisipasi penanaman.