Lomba bisnis plan tingkat nasional “Fooderation Unpad” 2019 telah dilaksanakan Rabu-Jum’at (20-22/11), yang diselenggarakan di Jatinangor, Jawa Barat. Pada perlombaan bisnis plan ini Unpad menggunakan Bussines Model Canvas (BMC). BMC merupakan alat representasi visual yang dapat menjelaskan secara komprehensif sebuah proses bisnis. Prodi Agroteknologi UMY mengirimkan delegasi untuk mengikuti perlombaan itu. Adapun anggota delegasinya adalah Annisa Rahma Fatika (Mahasiswi Agroteknologi 2017), Vilia Anissulam dan Diffa Nabila Marka (Mahasiswi Agroteknologi 2018). Adapun Bisnis Plan yang diajukan memiliki nama produk Suroloyo (Selai Teh Suroloyo).

Pada proses pembuatan selai teh ini kami memerlukan survei berbagai produk Teh baik teh hijau maupun teh hitamnya. Kemudian kami lanjutkan untuk proses pembuatan selai. “Selama proses pembuatan itu kami juga memberikan tester keberbagai civitas Agroteknologi UMY baik itu, mahasiswa, staf maupun Dosen. Pemberian tester ini kami gunakan sebagai acuan penyempurnaan selai teh kami”, Ungkap Icak (sapaan Annisa Rahma). Pada saat presentasi kami juga membawakan beberapa produk kami untuk dicicipi oleh dewan juri semua. “Selain itu perlu teman-teman ketahui ketika akan presentasi perlu dipersiapkan materi yang bagus dan juga produk yang kita presentasikan”, ungkap Diffa. Dengan membawa produk itu bisa menjadikan poin penilaiaan tersendiri tentunya sesuai dengan apa yang kita presentasikan. “Kami berharap ketika ada tim atau delegasi dari Prodi Agroteknologi UMY yang mengikuti kegiatan seminar atau pun perlombaan perlu diadakan forum khusus setelah mereka mengikutinya, hal ini pasti bisa meningkatkan minat para mahasiswa untuk mengikuti beberapa perlombaan yang ada”, tutup Icak. (Muchtar)