Terrarium dapat diartikan sebuah wadah atau bejana dari kaca bening yang didalam nya terdapat suatu taneman yang berukuran kecil. Sedangkan Hidrogel merupakan kristal polimer yang berfungsi menyerap dan menyimpan air dan nutrisi untuk tanaman dalam jumlah yang besar sehingga bisa digunakan sebagai pengganti media tanam. Sabtu (15/12), Program Studi Agroteknologi UMY kembali melakukan pelatihan Kreatifitas dalam membuat Hidrogel dan Terrarium di Laboratorium Produksi, Laboratorium Proteksi, Laboratorium Kultur In Vitro dan Laboratorium Agrobioteknologi.

Pelatihan ini di ikuti 91 Mahasiswa Program Studi Agroteknologi UMY dan 1 Mahasiswa dari Yamagata University yang sedang melakukan penelitian di UMY. Proses pembuatan Terrarium ini tersusun dari kerikil, moss, arang aktif, kompos, zeolit dan pasir halus. Susunan ini sama dengan susunan profil tanah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pelatihan Terrarium ini menduplikasi susunan tanah atau bisa disebut juga miniatur profil tanah. Sedangkan pelatihan Hidrogel, mahasiswa diberikan arahan untuk menyusun warna-warna hidrogel agar terlihat indah jika dijadika hiasan meja maupun ruangan.

“Harapan saya, mahasiswa mampu mengasah kreatifitas dan wirausaha mahasiswa dalam bentuk kerajinan tangan tentunya masih dalam ranah pertanian (khususnya tanaman hias) sebagai teknologi tepat guna” ujar Taufiq Hidayat, S.P., M. Sc. Selaku Penanggung jawab kegiatan dan ketua ATC (Agriculture Training Center).