Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengadakan wisuda untuk Program Vokasi, Sarjana, dan Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2018/2019 pada Sabtu, (20/10) di Gedung Sportorium Kampus Terpadu UMY. Pada wisuda periode pertama ini, UMY berhasil meluluskan 1687 wisudawan/wisudawati yang terdiri dari 1428 Program S1, 101 dari Program Pascasarjana dan 48 wisudawan/wisudawati dari Program Vokasi. Pada saat wisuda berlangsung, UMY membagikan kitab suci Al – Qur’an kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, dengan harapan semua alumni UMY dapat mengunakan Al – Qur’an sebagai pedoman hidupnya.

Rektor UMY, Dr. Ir Gunawan Budiyanto, M.P dalam sambutannya berpesan kepada seluruh wisudawan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah S.W.T dalam setiap sendi – sendi kehidupan. “Wisuda kali ini terasa begitu spesial, karena untuk pertama kalinya kalian (wisudawan/wisudawati) mendapat bingkisan Al – Qur’an dari UMY. Saya hanya ingin menekankan kepada kalian semua bahwa di tangan kanan terdapat kitab suci dan tangan kiri yang anda genggam adalah ijazah yang melambangkan ilmu pengetahuan yang kalian dapatkan selama menuntut ilmu. Dua hal itulah yang kami harapkan bisa menjadikan bekal untuk kalian semua menapaki kehidupan mendatang,” ujarnya.

Kemudian Gunawan pun mengatakan bahwa ia sangat berharap kepada semua alumni UMY bisa mengubah keadaan negara ini menjadi lebih baik, tentunya dengan Al – Qur’an sebagai pedoman. “Dengan Al – Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber ilmu pengetahuan, semoga dapat memperbaiki kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini dan juga dapat menggerakkan bangsa serta mewujudkan cita – cita para pendiri bangsa,” imbuh Rektor UMY.

Sementara itu, Dr. Hazel Dapat Jovita yang mendapat predikat Wisudawan Terbaik dari Program Pascasarjana Program Doktor Studi Politik Islam asal Filipina sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas ilmu yang didapatkannya selama menempuh pendidikan di UMY. “Waktu terasa sangat singkat, tidak terasa saya sudah menyelesaikan pendidikan saya di kampus ini. Ilmu yang saya dapatkan selama belajar sangat luar biasa dan saya merasa bangga bisa belajar di salah satu kampus Muhammadiyah ini,” tutur Hazel saat melakukan sambutan sebagai perwakilan wisudawan di hadapan ribuan hadirin yang datang.

Wisudawan terbaik untuk jenjang S-1 jatuh kepada Ar Rizka Familia dari program studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dengan IPK 3.96 yang menempuh waktu studi selama 3 tahun, 11 bulan, 22 hari. Sementara itu, Nabila Wulandari M. a Malik asal Program Studi Magister Ilmu Hubungan Internasional menjadi wisudawan terbaik S-2 dengan IPK 3.96 dengan waktu studi selama 2 tahun 19 hari. Untuk gelar wisudawan tercepat jatuh kepada Vien Audita dari program studi Manajemen yang menempuh waktu selama 3 tahun 8 bulan 25 hari. Lalu Dwi Novikatari dari program Agroteknologi berhak menyandang gelar sebagai wisudawan termuda dengan usia 20 tahun 8 bulan 29 hari dengan jumlah IPK sebanyak 3.54. (ak)