Pada tahun 2018 ini mahasiswa Program Studi Agroteknologi UMY kembali mengikuti KKN Mandiri di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T) yang bertempat di Dusun Karya, dan Dusun Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Jumlah mahasiswa yang mengikuti kegitan KKN mandiri ini tergabung dalam komunitas Generasi Indonesia Mengabdi (Genesia Mengabdi). Tahun ini merupakan generasi ke 3 dari tim KKN Mandiri Genesia Mengabdi dan ditargetkan melakukan pengabdian selama 2 bulan. Kali ini mereka lebih berkonsentrasi dalam bidang pengelolaan budidaya dan hasil tanaman kopi. Hal ini dikarenakan masyarakat di Dusun Sajang dan Dusun Karya didominasi oleh para petani yang membudidayakan tanaman kopi.

Menurut Andri selaku Koordinator Devisi Pertanian salah satu upaya meningkatkan kualitas dari biji kopi perlu dilakukan studi komperatif terhadap komunitas pecinta kopi yang ada di Sembalun. Setelah itu, Devisi Pertanian akan bekerja sama dengan Devisi Ekonomi Kreatif untuk melakukan pemasaran. Kami berharap Kopi Rinjani mampu bersaing dengan produk-produk kopi yang ada di daerah lain seperti Kopi Kintamani dari Bali, maupun Kopi Gayo dari Aceh. Selain itu, dengan dilakukannya pendampingan ini kami juga berharap agar ekonomi masyarakat di sana dapat meningkat.

 

Tepat 2 minggu setelah penerjunan tim KKN Mandiri Genesia, wilayah Lombok terjadi bencana gempa bumi. Oleh sebab itu semua kegiatan beralih menjadi tanggap kegiatan tanggap bencana menurut Hairunnas selaku ketua Tim KKN Mandiri Genesia. Selama proses tanggap bencana seluruh tim berkonsentrasi untuk membantu evakuasi dan distribusi logistik keposko posko pengungsian. Hal ini bertujuan agar pendistribusian logistik tepat saran dan sesuai dengan kebutuhan para pengungsi.