Setelah sebelumnya Program Studi (Prodi) Agroteknologi menerima mahasiswa magang dari Thailand ( baca: Mahasiswa dari Thailand Adakan Penelitian di FP UMY ) , kini giliran Prodi Agroteknologi mengirim sebanyak 4 mahasiswa ke Taiwan untuk mengikuti Magang Internasional. Mahasiswa yang akan mengikuti magang internasional diantaranya Nur Abdul Rasyid, Naufal Muhammad Iqbal, Maulidin Anwar dan Ahmad Iqbal. Mereka akan mengikuti magang mulai pertengahan November 2017 sampai Januari 2018.

Bu Innaka selaku Kepala Program Studi Agroteknologi menjelaskan bahwa Magang Internasional merupakan salah satu agenda internasional dari Prodi Agroteknologi yang sejalan dengan visi Agroteknologi FP UMY. “ Visi dari Agroteknologi menjadi Program Studi Agroteknologi terkemuka pada tahun 2021 yang berwawasan internasional serta memiliki keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian sebagai implementasi keislaman dan ketaqwaan. Dalam hal ini berwawasan Internasional kita terjemahkan dengan kegiatan yang kita lakukan baik dosen,mahasiswa dan tenaga kependidikan itu mengarah pada yang bersifat internasional”. Terang dosen lulusan S3 dari Universitas Putra Malaysia tersebut

Salah satu peserta magang yaitu Nur Abdul Rasyid mengatakan bahwa nantinya para mahasiswa akan melaksanakan magang di Toucheng Leisure Farm yang merupakan tempat agrowisata di kota Yilan, Taiwan. Selain itu menurut penuturan mahasiwa yang akrab dipanggil acid tersebut, banyak kegiatan yang nanti akan dilakukan disana.

“Banyak kegiatan yang nanti akan kami lalukan, mulai dari sebagai tour guide, service atau pemandu dan juga on farm pada lahan pertanian padi maupun organic vegetable atau tanaman organik lainnya, domestic animal seperti sapi, kerbau, dan hewan peternakan lainnya. Ada juga di activity jadi seperti farm organizer, bisa juga di hotelnya sebagai fasilitator” terang mahasiswa asal Cianjur, Jawa Barat tersebut.

Sementara itu Naufal menambahkan, untuk mulai berangkat magang ke Taiwan banyak hal yang perlu dipersiapkan yaitu paspor, visa, tiket dan kebutuhan uang ketika berada disana. Mahasiswa yang mempunyai nama lengkap Naufal Muhammad Iqbal tersebut mengaku bahwa banyak fasilitas yang didapat ketika magang disana seperti uang saku, makan dan tempat tinggal.

Bercerita sedikit mengenai magang Internsional, Acid mengatakan banyak hal yang dilakukan untuk mengikuti magang ke Taiwan tersebut. “ Untuk magang ke Taiwan kita mengikuti seleksi, seperti pengumpulan berkas dan pengisian formulir online, nilai toefl dan IPK terbaru, Curiculum vitae, motivation letter dan interview”. Ungkap Acid. Acid berharap dengan mengikuti magang internasional tersebut bisa menambah pengalaman dibidang pertanian dan luar pertanian, selain itu menambah jaringan untuk melanjutkan studi di Taiwan atau negeri lain.

Acid juga berpesan kepada mahasiswa Agroteknologi yang lain agar meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. “ Tingkatkan kemampuan bahasa inggris dengan mengumpulkan tekad, berani mencoba, percaya diri. Seiringnya waktu dengan berusaha terus, bahasa inggris akan mendukung, ikutilah program-program internasional seperti seminar, magang atau KKN internasional yang diselenggarakan prodi maupun fakultas” tutup Acid.